YOGYAKARTA – Guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Wirogunan, Kemantren Mergangsan, pada pertengahan Februari ini.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan warga sekitar yang merasa khawatir dengan kondisi pohon-pohon yang sudah terlalu tinggi dan rimbun, terutama saat memasuki puncak musim penghujan di wilayah Kota Yogyakarta.
Prioritas Keamanan Pengunjung
Proses pemeliharaan ini dilakukan oleh tim tenaga pemelihara RTHP dari DLH Kota Yogyakarta. Fokus utama kegiatan ini adalah:
* Pengurangan Beban Pohon: Memotong dahan yang terlalu berat untuk mencegah pohon tumbang saat diterjang angin kencang.
* Estetika dan Kenyamanan: Merapikan ranting agar kawasan RTHP tetap terlihat tertata dan tidak gelap.
* Keselamatan Jalur Pejalan Kaki: Memastikan area bermain dan jalur pejalan kaki di dalam RTHP aman dari risiko dahan patah.
"Kami mengapresiasi proaktifnya warga Wirogunan dalam melaporkan kondisi lingkungan. Pemangkasan ini rutin kami lakukan, namun laporan masyarakat membantu kami memetakan titik mana yang butuh penanganan segera di tengah cuaca ekstrem bulan Februari ini," ujar salah satu petugas lapangan DLH.
Kerja Bakti dan Sinergi
Kegiatan ini berlangsung kondusif dengan koordinasi antara pihak Kemantren Mergangsan dan warga setempat. Dengan pemangkasan ini, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas di RTHP Wirogunan dengan rasa aman, tanpa perlu khawatir akan ancaman pohon tumbang di musim hujan.
Pihak DLH Kota Yogyakarta juga terus mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan pohon di area publik yang dinilai membahayakan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah kota yaitu Aduan di aplikasi JSS (Jogja Smart Service). (kkg)