sarasmawarsm, 17 December 2020 Penyerahan Penghargaan Kalpataru Provinsi DIY Tahun 2020
berita

Pada hari Kamis (10/12/2020), dilakukan Penyerahan Penghargaan Kalpataru oleh Kepala DLHK DIY, Ir. Hananto Hadi Purnomo, M.Sc kepada DR. Ing., Ir. Paulus Bawole, MIP yang meraih juara ke tiga dalam kategori Pembina Lingkungan bertempat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY. Adapun Penghargaan kategori Pembina Lingkungan adalah penghargaan yang diberikan kepada pejabat, pengusaha, peneliti, atau tokoh masyarakat yang berhasil dan punya prakarsa dan memberi pengaruh untuk membangkitkan kesadaran lingkungan serta peran masyarakat dalam melestarikan fungsi lingkungan hidup dan atau berhasil menemukan teknologi baru yang ramah lingkungan.  Penghargaan ini didasarkan dari hasil Verifikasi Lapangan yang telah diajukan oleh DLH Kota Yogyakarta kepada DLHK DIY pada tanggal 6 November hingga 13 November 2020.

Pemberian Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi Pemerintah kepada masyarakat baik perorangan maupun kelompok atas jasanya yang telah melakukan usaha baik dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan, maupun membina lingkungan hidup dan kehutanan di sekitarnya.

Dalam sambutannya, Ir. Hananto mengharapkan Penerima Penghargaan Kalpataru tidak hanya sampai pada taraf menerima penghargaan saja, akan tetapi bisa berperan aktif sebagai mitra, pelatih, pendamping, dan fasilitator penguatan kapasitas masyarakat. DLH Kota Yogyakarta selaku pendamping juga ikut berbangga dan mendukung peraih penghargaan kalpataru yang mewakili Kota Yogyakarta agar terus berkembang dalam upaya melestarikan lingkungan.

Berita bangtas Kalpataru Penghargaan
Lokasi Kantor
Search
Statistik Pengunjung
Hari Ini 66 Kemarin 395 Bulan Ini 13,379 Tahun Ini 13,379 Total Pengunjung 609,079
Agenda Rapat Hari Ini

Maaf, belum ada agenda rapat untuk saat ini

Video Youtube
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kota Jogja


IKLH Tahun
IKLH
Kualitas Udara
Kualitas Air Sungai
Kualitas Tutupan Hutan
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)
Kota Yogyakarta

BAIK : 0-50
SEDANG : 51-100
TIDAK SEHAT : 101-199
SANGAT TIDAK SEHAT : 200-299
BERBAHAYA : > 300

Kosentrasi PM 2.5 per Jam

Link Terkait