Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang Wujudkan SDGs 11 “Kota Permukiman Berkelanjutan” & SDGs 12 “Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab” Lewat Produk Pet Bed dari Sampah Kasur Busa dan Kain
Mahasiswa program Magang Berdampak SKM Penggerak dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang berinovasi mengubah sampah kasur busa dan kain menjadi produk pet bed. Kegiatan berlangsung pada 7–24 September 2026 bersama Bidang PKPLH Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, sebagai bentuk dukungan terhadap SDGs 11 “Kota Permukiman Berkelanjutan” & SDGs 12 “Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab”.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Bidang PKPLH dan pengumpulan kasur busa serta kain bekas dari UPS Kranon Kota Yogyakarta. Bahan kemudian dibersihkan dan disterilisasi, dipotong sesuai pola, dijahit menjadi cover, diisi busa, hingga tahap finishing. Dari rangkaian tersebut berhasil dihasilkan satu produk pet bed.
Kemudian dilakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat pelaksanaan serta manfaat inovasi terhadap pengelolaan sampah. Pada akhir kegiatan, produk dipaparkan kepada stakeholders di lingkungan PKPLH dan hingga 24 September 2026 memperoleh dukungan untuk keberlanjutan program.
Selain mengurangi sampah yang sulit terurai, inovasi ini memberikan nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan bahan bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk bernilai jual. Pemanfaatan kembali kasur busa dan kain juga dapat menjadi peluang untuk mengurangi penggunaan bahan baru dalam pembuatan produk sejenis.
Melalui inovasi ini, sampah kasur busa dan kain yang sulit terurai dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah sederhana dalam mengurangi sampah sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan sesuai dengan SDGs 11 “Kota Permukiman Berkelanjutan” & SDGs 12 “Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab”.