Sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Melalui Program Adiwiyata, sekolah didorong tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau, tetapi juga menanamkan nilai, kebiasaan, dan budaya ramah lingkungan kepada peserta didik sejak dini. Anak-anak inilah yang kelak akan menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan hidup di masa depan.
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber melalui Program MasJOS, Masyarakat Jogja Olah Sampah. Program MasJOS menekankan pentingnya pengurangan dan pemilahan sampah dari hulu, yaitu dari rumah tangga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Sekolah Adiwiyata di Kota Yogyakarta kami harapkan dapat menjadi garda terdepan dalam implementasi Program MasJOS. Sekolah dapat menjadi laboratorium nyata pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, pemanfaatan bank sampah, hingga edukasi pengurangan sampah plastik sekali pakai. Kebiasaan baik ini tidak hanya berdampak di lingkungan sekolah, tetapi juga menular ke keluarga dan masyarakat sekitar.
Kamis, 12 Februari 2025 Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta menyelenggarakan Bimtek Sekolah Adiwiyata dengan mengundang seluruh sekolah adiwiyata dari semua jenjang, dari SD, SMP, SMA/SMK dari adiwiyata Tingkat Kota, DIY, Nasional, dan Mandiri.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan Adiwiyata, indikator penilaian, serta praktik-praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Lebih dari itu, bimtek ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara sekolah dengan program-program lingkungan hidup daerah, khususnya MasJOS, sehingga tercipta keselarasan gerak dan tujuan.