Perubahan iklim adalah tantangan global yang nyata dan berdampak langsung pada kehidupan kita sehari-hari, mulai dari kenaikan suhu, perubahan pola curah hujan, hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Menyadari urgensi ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menggagas Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas.
Workshop ini kami selenggarakan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendukung program Program Kampung Iklim (Proklim), dengan tujuan utama untuk:
Meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perwakilan desa/kelurahan, tokoh masyarakat, dan pegiat lingkungan, mengenai konsep dan implementasi Proklim.
Mendorong partisipasi aktif komunitas dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di wilayahnya masing-masing.
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi kerentanan dan risiko iklim, merencanakan aksi adaptasi, serta melaksanakan kegiatan mitigasi yang efektif
Pada acara workshop Proklim pagi hari ini, kami mengundang 13 Calon Proklim (Program Kampung Iklim) di Kota Yogyakarta
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti serangkaian sesi yang komprehensif, meliputi:
Pemaparan materi dasar tentang perubahan iklim dan urgensi Proklim.
Diskusi interaktif mengenai adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
Sesi praktik penyusunan rencana aksi Proklim, identifikasi potensi dan tantangan di masing-masing wilayah
Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PUSDAL LH JAWA) Ari Yuwono SHut.MSi dan Nike Tri Wahyuningsih.
Melalui workshop ini, harapanya dapat memberikan informasi mengenai dasar-dasar untuk mengimplementasikan Proklim di wilayahnya masing-masing, persyaratan yang harus dipenuhi serta komponen bukti pendukung sesuai dengan kondisi dan kelengkapan masing-masing. Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan ketahanan iklim bagi generasi mendatang.